Tanggal 26 April kemaren, sekolah gue baru ngadain acara Kartini-an. Walaupun lewat beberapa hari, acara itu tetap dilaksanakan. Kita para cewek, diwajibkan pake kebaya. Gue yang termasuk orang paling anti dengan kostum itu, spontan berontak. Dengan berbagai alasan gue maksa ga mau hadir sampai mogok makan segala(bohong ding!). Di acara itu, juga ada lomba-lomba yang kalo menurut gue ngerepotin. Ga banyak sih, cuma lomba membuat puisi untuk kelas 8, lomba mengarang cerpen untuk kelas 7, lomba membuat barang unik untuk kelas 7 dan 8, sama lomba mojang-jajaka (semacam abang-none gitu..). Di kelas gue yang ikut lomba membuat barang unik gue,sama dua teman gue yang lain. Awalnya gue marah karena seenaknya aja mereka daftarin gue ikut lomba itu. Gue ga suka sama tingkah mereka yang terlalu nge-bos. Lagipula tangan gue ga terampil, yang gue bisa cuma bikin pesawat-pesawatan dari kertas. Mau-nggak mau harus gue terima juga.
Selama weekend gue mikirin dari mulai tas, sepatu, rambut, sama kebaya yang gue pake. Serius, ini buat rambut gue numbuh uban kurang lebih 10 helai. Tapi ga datang pun ga ada gunanya. Justru malah nambah masalah aja.
Akhirnya hari Senin tanggal 26 April datang juga. Di sekolah semua cewek sibuk ngurusin make-up yang udah luntur, muji baju cewek lain, ngurusin jalan sambil pake rok sempit, dan lain-lain. Acara baru mulai jam 8, dan nunggu selama 1 jam cukup buat menanam varises di betis gue. Para peserta lomba di giring ke ruang masing-masing. Gue ngbuntutin teman sekelompok gue karena ga tau harus ngapain. Kita ngambil peralatan yang udah di bawa dari rumah. Saat sampai ruangan dan peserta lain udah mulai sibuk ngegunting-gunting, kita masih bengong aja. Kita emang belum bikin persiapan dari rumah. Akhirnya kita membuat sesuatu yang unik bin cacat sesuai dengan imajinasi masing-masing ala kadarnya. Hasilnya ga jelek-jelek amat sih, tapi lumayan lah!
Setelah selesai otak-atik barang bekas, kita nunggu pengumuman pemenang sambil duduk-duduk di halaman mushalla. Saatnya pengumuman untuk lomba membuat barang unik. Ternyata mahakarya yang dibuat dengan penuh imajinasi itu mendapatkan juara ke 3. Senang juga walaupun cuma dapat kaus kaki dan bingkai foto. Gara-gara juara 3, Kartini-an di sekolah jadi nggak terlalu membosankan lagi.
Sentiment Analysis
8 tahun yang lalu

0 komentar:
Posting Komentar