Sabtu, 23 Oktober 2010

Kelly Klarkson - Because Of You

Diposting oleh Shalfa di 23.11 0 komentar
"Because Of You"

I will not make the same mistakes that you did
I will not let myself
Cause my heart so much misery
I will not break the way you did,
You fell so hard
I've learned the hard way
To never let it get that far

Because of you
I never stray too far from the sidewalk
Because of you
I learned to play on the safe side so I don't get hurt
Because of you
I find it hard to trust not only me, but everyone around me
Because of you
I am afraid

I lose my way
And it's not too long before you point it out
I cannot cry
Because I know that's weakness in your eyes
I'm forced to fake
A smile, a laugh everyday of my life
My heart can't possibly break
When it wasn't even whole to start with

Because of you
I never stray too far from the sidewalk
Because of you
I learned to play on the safe side so I don't get hurt
Because of you
I find it hard to trust not only me, but everyone around me
Because of you
I am afraid

I watched you die
I heard you cry every night in your sleep
I was so young
You should have known better than to lean on me
You never thought of anyone else
You just saw your pain
And now I cry in the middle of the night
For the same damn thing

Because of you
I never stray too far from the sidewalk
Because of you
I learned to play on the safe side so I don't get hurt
Because of you
I try my hardest just to forget everything
Because of you
I don't know how to let anyone else in
Because of you
I'm ashamed of my life because it's empty
Because of you
I am afraid

Because of you
Because of you

Kelly Klarkson - Breakaway

Diposting oleh Shalfa di 22.44 1 komentar
Grew up in a small town
And when the rain would fall down
I'd just stare out my window
Dreaming of what could be
And if I'd end up happy
I would pray (I would pray)

Trying hard to reach out
But when I tried to speak out
Felt like no one could hear me
Wanted to belong here
But something felt so wrong here
So I prayed I could break away

[Chorus:]
I'll spread my wings and I'll learn how to fly
I'll do what it takes til' I touch the sky
And I'll make a wish
Take a chance
Make a change
And breakaway
Out of the darkness and into the sun
But I won't forget all the ones that I love
I'll take a risk
Take a chance
Make a change
And breakaway

Wanna feel the warm breeze
Sleep under a palm tree
Feel the rush of the ocean
Get onboard a fast train
Travel on a jet plane, far away (I will)
And breakaway

[Chorus]

Buildings with a hundred floors
Swinging around revolving doors
Maybe I don't know where they'll take me but
Gotta keep moving on, moving on
Fly away, breakaway

I'll spread my wings
And I'll learn how to fly
Though it's not easy to tell you goodbye
I gotta take a risk
Take a chance
Make a change
And breakaway
Out of the darkness and into the sun
But I won't forget the place I come from
I gotta take a risk
Take a chance
Make a change
And breakaway, breakaway, breakaway

BIarlah Yang Sudah Berlalu

Diposting oleh Shalfa di 20.50 0 komentar
Liat dari judulnya aja gua udah pengen muntah. Sebenernya posting ini cuma buat nyemangatin gue. Nilai gue turun lagi di awal semester ini. Biarkan saja lah, kan yang penting saya udah usaha -___-

Dari awal gua emang udah ada feel kalo dapet nilai jelek. Abis mau gimana lagi? gua udah pulang malem, les tiap hari, belom lagi peer peer banyak banget. Gua juga capek, pengen istirahat. Kalo gua liat, temen-temen gua di 9.5 otaknya jenius semua.. Persaingan di sana juga ketat (ya elah kayak pake celana aja). Ya.. pokoknya lebih baik gua jalanin aja. Ga usah putus asa atau terlalu dipikirin. Yang penting kan gimana cara gua menyikapi nilai gua itu. Dan yang penting lagi, ilmu yang gua punya itu juga harus berguna buat orang lain. Kemampuan seseorang bukan dari nilai aja kan? percuma kalo nilai kita bagus tapi ga sesuai sama kelakuan kita.

Kamis, 08 Juli 2010

sekolah pergilah kau!

Diposting oleh Shalfa di 23.53 0 komentar
yaa.. bentar lagi liburan abis. waktu awal-awal liburan sih, gue masih males di rumah. tapi kalo udah mulai masuk sekolah, gua malah jadi betah. liburan gue ga asik-asik amat sih. paling rutenya cuma sekitar jabodetabek. nyesel juga gua ga ikut perpisahan kelas. nanti awal masuk sekolah ayah gua pergi seminggu, engga deng sebenernya 9 hari (ditambah dua hari terakhir liburan). maes juga makin penuh, kelas gue yang harusnya maksimal 11 orang jadi 12 orang. masih kerasa nih sakit hati gua soalnya ga masauk 3 besar. makanya kelas sembilan gue musti lebih rajin lagi. oya tadi gua ke sekolah buat ngembaliin rapot. ternyata di sana juga sepi. gua cuma ngasih rapot ke gurunya terus pulang. terus semalem gua nanton harry potter. iya sih ulangan tapi seru aja. gue sedih pas cedric mati (ini di harry potter and the goblet of fire). nah kalo yang di harry potter and the order of the phoenix, gue paling suka yang harry ngajarin temen-temennya mantera pertahanan di ruang kebutuhan. oya disitu juga ada adegan kissing cho sama harry. tapi sayangnya di film kelima ini sirius mati. udah ah ngomongin tentang harpotnya. gua masih males nih masuk sekolah. eh iya, harusnya gue sekarang kan maes. pengen bolos nih.. besok ayah gue udah mulai dl, jadi dirumah cuma ada nyokap sama rifa. whuuuaaa cape juga gua, udahan ah

Kamis, 27 Mei 2010

The Tale About DODI

Diposting oleh Shalfa di 06.22 0 komentar
Ehmm, gua bingung mau posting apaan. Ahir ahir ini gue banyak ngantuk, ga konsen kalo lagi belajar, apalagi sekarang banyak tugas.. to di maes nilai gua juga kaga naek-naek, emang gue kaga belajar, ini semua gara-gara ngantuk gue yang bikin tambah males. Lusa ke ui, gue ga ada yang bisa nganterin. Gue masih inget waktu janjian ama temen gue pas ke ui bulan lalu, kita udah janjian, eh pas gue udah naek angkot dia bilang dianterin ama bokapnya. ya udah ahirnya gue nelpon om gue minta dianterin, untung dia bisa. sekarang gue jadi males kalo janjian gitu. di sekolah juga ngebosenin. apalagi cowo sekelas gue yang bokep-bokep. cewek ngangkat kaki aja udah dipelototin. gue juga masih mending belajar di maes daripada di sekolah. ehmm, ngomong-ngomong soal maes ada cerita seru nih. jadi di maes ada seseorang yang menjadi idola di kalangan setiap pelajar maupun pengajar di sana.. (lho, bahasanya kok jadi baku?) dia rajin konser setiap kita lagi belajar di kelas, atau baca pidato yang dijamin bikin orang ketagihan dengernya. namanya dodi. ciri-cirinya : mata sipit, jenggotan, alis jarang, selalu pake sorban, celana khas aladdin, baju sobek (kadang pake baju loreng kayak tentara), ga pernah pake sendal. mirip teroris gitu (tau kan kira-kira dia makhluk apa?) yup! dia salah satu makhluk yang kehilangan akalnya karena alasan tertentu sehingga mengakibatkan hilangnya rasa malu dan bersikap kurang wajar. di indonesia biasa disebut orgil alias orang gila.. wkwkwkwk penjelasan panjang lebar gua ujung-ujungnya orgil. dodi ini jago dua bahasa selain bahasa indonesia: bahasa inggris, sama bahasa arab. beuhh, hebat ya orgil jaman sekarang! bapa gua aja belom tentu! pertama gua tau dodi, gue sering ketakutan gitu.. tapi pas udah lama, gue anggep aja kayak hiburan gratis gitu lah. dodi itu sebenernya banyak riwayatnya. kata kaka-kaka maes, dulu dia itu kuliah di ui. gara-gara apa gitu (gua kaga tau jelas soalnya cuma sekedar nguping), dia jadi stress dan bertingkah kayak sekarang. katanya dia udah di therapy, tapi sebentar-sebentar kumat lagi.tapi gue bingungnya kenapa maes yang jadi sasaran unjuk kebolehannya yak? kan masih banyak tempat laen kayak di terminal kek, stasiun.. bahkan dulu dia pernah ngancem mau ngebom maestro. wah jangan-jangan dia penerus amrozi cs! pantes tampangnya agak mencurigakan. sebenernya masih banyak cerita tentang dodi, tapi gua udah ngantuk. kapan-kapan gue ceritain lagi ya..

Rabu, 19 Mei 2010

Oahhhmm

Diposting oleh Shalfa di 05.51 0 komentar
huwaaahhh.. sebentar ga ngeposting bosen juga saya. Ehmm, mulai dari mana ya??
Ahir-ahir ini ga ada sesuatu yang seru sih. Sekolah tetep banyak tugas. Pelajaran juga udah mulai ngebut soalnya bentar lagi mau ujian. Sekarang gue lagi seneng ke gramed buat nyari novel ama komik. Shit banget, di gramed depok hai miiko cuma 2 volume doang. Gue jadi patah hati neh.. tapi ahirnya gue beli 3 novel teenlit ama 3 novel karya Enid Blyton. Walaupun novel enid udah jaduljadul banget, gue tetep seneng bacanya. Kalau novelnya ga bermutu, buat apa diterbitin dari tahun 1922? You must read his book right now! gue juga beli novel karya Winna Efendi (Ai). Gila seru banget! gue sampe terharu dan menitikkan air mata berkali-kali (bwuahahah, lebay!). Novel ini isinya tentang kisah cinta sejati 2 sahabat di tengah kehidupan Jepang. Kebetulan gue suka banget sama budaya Jepang. Dibaca berkali-kali pun ga bosen.
Ini salah satu kalimat di sinopsisnya:
" Cinta seperti sesuatu yang mengendap-endap di belakangmu. Suatu saat, tiba-tiba kau baru sadar, cinta menyergapmu tanpa peringatan."

Ada juga salah satu kalimat di novel ini yang paling gua suka:
"Mencintai dalam bentuk apapun memang menyakitkan." (Natsu)
"tidak, mencintai adalah hal paling indah di dunia ini, terutama ketika kau melihat orang yang kau cintai bahagia." (Sei)

Yeah, whatever about you've said. But this novel is very very interesting.

Jumat, 07 Mei 2010

Puisi-Puisi

Diposting oleh Shalfa di 00.52 0 komentar
Ehmm, gue suka buat puisi. Ga bagus sih, lebay banget! Ya udah, baca aja deh..

Air

Aku ingin menjadi air
Air yang selalu mengalir
Bebas ke manapun pergi

Aku ingin menjadi air
Air yang selalu memberi kehidupan
Memberi canda setiap anak

Aku ingin menjadi air
Air yang menguap
Dan kembali menjadi embun

Aku tidak ingin menjadi air
Air yang memberi kesedihan
Kala musibah itu datang



COWOK IMPIAN

Wajahmu semakin indah walau banyak bonyoknya
Matamu yang tajam setajam pisau bekas memotong bawang
Hidungmu mancung walau banyak upilnya
Apalagi bibirmu yang gede segede jeruk bali

Cara jalanmu layak pragawan di catwalk
Gayamu cool sampai aku kedinginan
Tapi untung bulu ketekmu sanggup menghangatkanku

Kulitmu bak mentari saat gerhana
Badanmu yang tinggi tegap mengalahkan pohon toge
Sayang kau tak pernah tau
Setiap malam aku mimpi buruk karenamu

Gimana? sumpah, cacat banget kan.. tolong kasih komentar ya

Kamis, 29 April 2010

Tragedi Kecoa di Angkot

Diposting oleh Shalfa di 05.50 0 komentar
Ehmm, Jadi gini nih ceritanya..
Waktu itu di sekolah ada acara kartini-an. Semua siswa wajib dateng termasuk gue. Nah seharian penuh kita cuma nongkrong di mushalla sambil nikmatin tontonan gratis unjuk bakat peserta mojang jajaka. Pas acara udah selesai, sekitar jam setengah dua siang kita pulang. Kita jalan lewat jl.nusantara soalnya rumah kintan sama okti deket situ. Yang naek angkot cuma gue, Harti, Ade, sama Riri. Gue duduk di pojok di bangku enam, Riri juga di pojok depan gua. Harti duduk deket pintu, terus si ade sebelah gua. Selama di angkot harti sama ade asik ngobrol tentang paskib, kalo gue cuma nimbrung soalnya kaga ngerti. Riri juga ikut ngobrol. Karena suara kita yang gede, saking gedenya mengundang para kecoa dateng sambil terpesona dengan suara kita yang indah. Tiba-tiba, harti ngerasa ada yang jalan di tangannya.
Harti : (sambil teriak) apaan nih ?!
Ade : (sambil teriak juga) nye.. ada kecoa di tangan lu!?
Harti : wuuuaaa.. ambilin cepet!
Semua : zxrjgjglzxylk (kaga jelas soalnya sibuk menyelamatkan diri dari kecoa)
Gue : kok bisa ada di situ sih?
Harti : kaga tau! tadi kayanya jalan dari tas gue..
Riri : Emang lu bawa apaan sih nyee?
Kita semua ribut teriak-teriak. Untung di angkot cuma ada kita berempat sama bapa-bapa yang duduk di belakang supir. Nah dengan kebaikan bapa ini dia mau ngambilin kecoa yang ganjen godain kita empat cewek cantik. Si ade sampe loncat ke riri. Abis kejadian itu kita jadi malu sendiri dan jaga-jaga kalo ada kecoa lagi. Haha :)

nb: panggilan harti menye, jadi kalo disingkat nye

Selasa, 27 April 2010

Kartini-an

Diposting oleh Shalfa di 00.50 0 komentar
Tanggal 26 April kemaren, sekolah gue baru ngadain acara Kartini-an. Walaupun lewat beberapa hari, acara itu tetap dilaksanakan. Kita para cewek, diwajibkan pake kebaya. Gue yang termasuk orang paling anti dengan kostum itu, spontan berontak. Dengan berbagai alasan gue maksa ga mau hadir sampai mogok makan segala(bohong ding!). Di acara itu, juga ada lomba-lomba yang kalo menurut gue ngerepotin. Ga banyak sih, cuma lomba membuat puisi untuk kelas 8, lomba mengarang cerpen untuk kelas 7, lomba membuat barang unik untuk kelas 7 dan 8, sama lomba mojang-jajaka (semacam abang-none gitu..). Di kelas gue yang ikut lomba membuat barang unik gue,sama dua teman gue yang lain. Awalnya gue marah karena seenaknya aja mereka daftarin gue ikut lomba itu. Gue ga suka sama tingkah mereka yang terlalu nge-bos. Lagipula tangan gue ga terampil, yang gue bisa cuma bikin pesawat-pesawatan dari kertas. Mau-nggak mau harus gue terima juga.

Selama weekend gue mikirin dari mulai tas, sepatu, rambut, sama kebaya yang gue pake. Serius, ini buat rambut gue numbuh uban kurang lebih 10 helai. Tapi ga datang pun ga ada gunanya. Justru malah nambah masalah aja.

Akhirnya hari Senin tanggal 26 April datang juga. Di sekolah semua cewek sibuk ngurusin make-up yang udah luntur, muji baju cewek lain, ngurusin jalan sambil pake rok sempit, dan lain-lain. Acara baru mulai jam 8, dan nunggu selama 1 jam cukup buat menanam varises di betis gue. Para peserta lomba di giring ke ruang masing-masing. Gue ngbuntutin teman sekelompok gue karena ga tau harus ngapain. Kita ngambil peralatan yang udah di bawa dari rumah. Saat sampai ruangan dan peserta lain udah mulai sibuk ngegunting-gunting, kita masih bengong aja. Kita emang belum bikin persiapan dari rumah. Akhirnya kita membuat sesuatu yang unik bin cacat sesuai dengan imajinasi masing-masing ala kadarnya. Hasilnya ga jelek-jelek amat sih, tapi lumayan lah!

Setelah selesai otak-atik barang bekas, kita nunggu pengumuman pemenang sambil duduk-duduk di halaman mushalla. Saatnya pengumuman untuk lomba membuat barang unik. Ternyata mahakarya yang dibuat dengan penuh imajinasi itu mendapatkan juara ke 3. Senang juga walaupun cuma dapat kaus kaki dan bingkai foto. Gara-gara juara 3, Kartini-an di sekolah jadi nggak terlalu membosankan lagi.

Jumat, 23 April 2010

Teman Menguntungkan

Diposting oleh Shalfa di 19.52 0 komentar
Di sekolah, anak-anak populer memonopoli lingkungan. Kalo gue perhatiin sih, banyak juga anak tersisih yang ga dianggap ada. Ini yang buat gue semakin ga nyaman. Gue ga mau termasuk anak tersisih itu, tapi gue juga ga mau jadi anak yang terlalu populer. Kadang mereka (anak populer) suka memanfaatkan golongan anak tersisih. Contoh kalo di kelas, setiap ada tugas atau peer, dengan gampangnya mereka kasih perintah (sebenernya ga seseram kedengarannya sih, tapi emang gitu kok). Tapi dengan cara lembut, bukan kayak ibu tiri yang suka menyiksa Cinderella. Mereka ga jahat, cuma males aja.. Itu wajar, toh siapa sih, yang ga males kalo di kasih peer sebanyak itu? Lagipula, minta tolong itu kan biasa. Tapi, kalo keseringan gimana tuh? Mereka sebenarnya tipe anak joiner, dan sering ngumpul. Kadang ini yang semakin membuat kesenjangan semakin jelas diantara kita. Kalo mereka udah ngegroup, dunia serasa milik mereka. Entah apa yang mereka omongin (misal cowok, mantan pacar, ngegosipin cewek lain, fashion, acara nonton bareng, penyanyi/artis favorit, pokoknya banyak deh..).

Gue juga punya teman di kelas yang agak pendiam. Hampir setiap hari ga pernah ngomong atau sekalinya ngomong kita harus berjarak minimal 10 cm supaya bisa denger suaranya. Gue juga sempat ngira dia asli ga bisa ngomong permanen atau kuping gue aja kali ya yang budek.. Udahlah, jangan dibahas lagi tentang kuping congek ini, kita masuk ke inti kisahnya. Jadi, si X ini suka susah diajak bergaul. Mungkin dia malu atau ga pede, padahal menurut gue ga da yang perlu dipermalukan dari dia. Dia pinter, kreatif cuma keseringan diem aja. Tapi teman gue yang lain suka ngeledek atau ngerendahin dia. Itu pasti ngebuat dia makin ga nyaman. Sebenernya sih, kalo dia mau sedikit berubah pasti banyak kok yang mau temenan sama dia. Nah, ini juga harus gue terapkan ke diri gue sendiri. Gue tipe anak pemarah, jadi gue harus sabar dan jangan temperamen setiap dapet tanggapan dari orang lain.

Nah Teman Menguntungkan ini maksudnya, orang yang suka memanfaatkan orang lain entah dia merasa dirinya lebih populer atau lebih hebat daripada yang dimanfaatkan. Dan kasus ini pasti menguntungkan buat mereka si Parasit.

Kamis, 15 April 2010

Cerita Seputar Sekolah

Diposting oleh Shalfa di 17.21 0 komentar
Sekolah tempat yang paling asyik buat cari teman. Di sekolah juga kita bisa punya pengalaman baru. Banyak pengalaman gue dari yang paling berkesan sampai memalukan. Gue ceritain deh, tentang pengalaman-pengalaman gue itu..

Ceritanya gini.. Waktu itu anak-anak kelas 8.5 diberi kehormatan untuk menjadi petugas upacara (walaupun akhirnya bukan jadi kehormatan). Gue mencalonkan diri menjadi pasukan pengibar bendera. Kebetulan saat kita dikasih tugas yang mulia itu, bertepatan dengan hari kemerdekaan setiap pelajar alias hari libur. Jadi terpaksa kita harus latihan selama liburan. Emang dasar anak-anak SMPN 2 yang sok sibuk, selama liburan jadi cuma latihan satu kali. Nggak masalah sih, soalnya hari libur bukan saat yang tepat buat ke sekolah. Kita latihan dari jam 11 siang sampai jam 2 siang(kebayang kan, panasnya!). Dengan semangat kita mengulang kembali pelajaran SD tentang baris-berbaris. Horee.. jam 2 kita pulang.

Ternyata usaha yang separuh-separuh berbuah memalukan. Dari jam 06.30 kita udah ngumpul di lapangan upacara buat pakai atributnya. Petugas pembawa pancasila udah ke samping pembina upacara. Sekarang giliran petugas pengibar bendera yang beraksi. Kita jalan dengan serempak sampai ke tiang bendera. Sejauh itu berjalan lancar. Gue mengerek bendera dengan tangan gemetar. Setelah obade selesai menyanyikan lagu Indonesia Raya (yang kata Pak Parno kurang satu bait), bendera juga sudah sampai di puncak. Sekarang tahap mengikat tali pengerek bendera. Tiba-tiba gue lupa semua yang udah gue pelajari selama latihan ogah-ogahan itu. Di tambah teguran dari kepala sekolah yang semakin membuat badan gue panas dingin. Akhirnya setelah lama ngegulung-gulung tali yang berantakan itu, selesailah pula semua cobaan. Kita mundur dari tiang bendera dan kembali ke barisan petugas. Dan saat gue berkumpul dengan teman-teman, datanglah hadiah yang menarik buat gue. "Shal, benderanya turun lagi.."
Astaga.. pinter banget sih, gue! Pas gue nengok ke atas, jeng jeeeng.. bendera yang tadi asyik nongkrong di puncak turun lagi kurang lebih 20 cm. Betapa malunya diriku.

Nah, itu salah satu kisah yang sebenarnya nggak mau gue inget lagi. Kata para guru masih banyak kesalahan yang dilakukan kita (anak 8.5 yang disiplin). Tapi kayaknya nggak perlu gue tulis, karena toh gue juga salah satu si pembuat kesalahan itu. Jadi, berakhirlah kisah Shalfa Si Pengerek Bendera..
 

Uptown Girl Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea